Pemkab Merangin Kembali Tata Pasar Bawah Bangko, 11 Kios Pedagang Buah – Buahan Di Pindahkan Ke Lokasi Baru.

Pemkab Merangin Kembali Tata Pasar Bawah Bangko, 11 Kios Pedagang Buah - Buahan Di Pindahkan Ke Lokasi Baru.

Canangjambi.id. BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin terus melakukan upaya penataan dan penertiban Pasar Bawah Bangko guna menciptakan lingkungan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang, pengunjung maupun pengguna jalan raya.
Untuk mewujudkan semua itu kamis ( 08/ 01) Sebanyak 11 kios buah di depan Pasar Lereng kawasan Pasar Bawah dipindahkan ke lokasi baru, di Pusat Pasar Buah dan Assesoris Cinderamata dekat Pos Polisi Pasar Bawah Bangko.

Langkah ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk para pedagang yang berharap kebijakan penertiban dilakukan secara adil dan menyeluruh tanpa tebang pilih.sehingga tujuan untuk menertibkan pasar bawah agar kembali sesuai dengan fungsinya semula benar-banar terlaksana.jangan nanti setelah pedagang yang lama pergi nanti di isi lagi oleh yang baru.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Sekretaris Daerah Zulhifni menegaskan bahwa penataan pasar bawah merupakan bagian dari program jangka panjang untuk mengembalikan fungsi pasar sesuai peruntukannya. Pemerintah berkomitmen mengatur agar seluruh pedagang yang ada di pinggir jalan di bawah pasar lereng dan depan masjid raya pasar bawah Bangko menempati lapak atau kios yang telah disediakan secara resmi.

“Intinya kita menata pasar agar pedagang menempati tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah. Kita mengajak mereka berdagang pada tempatnya,” tegas zulhifni

Dalam waktu dekat lanjut Zulhifni. kios-kios Cinderamata dan Assesoris yang ada di depan Masjid Raya pasar bawah Bangko itu juga akan kita pindahkan di Pusat Pasar Buah dan Assesoris Cinderamata dekat Pos Polisi Pasar Bawah Bangko tersebut,’’terang Sekda.

Pemindahan kios-kios Cinderamata dan Assesoris yang ada di depan Masjid Raya Pasar Bawah Bangko itu jelas Sekda, dilakukan untuk dibangun trotoar, mengingat dari awal peruntukannya tempat itu bukan untuk kios pedagang, tetapi trotoar untuk para pejalan kaki.pungkas Zulhifni. ( Damsir )

News Update