Canangjambi.id. BANGKO – Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Merangin kembali terlihat meriah pada Minggu pagi (5/7/2026). Ribuan warga tumpah ruah memenuhi jalan protokol, mulai dari kawasan Kantor Bupati Lama hingga Jembatan Layang, untuk berolahraga sambil menikmati berbagai aktivitas menarik yang digelar oleh Pemkab Merangin.
Kali ini, daya tarik utama bukan hanya pada kegiatan senam bersama atau bersepeda santai, melainkan kehadiran bazar UMKM dan penjualan sembako dengan harga terjangkau. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat antrian panjang terbentuk di stan-stan yang menjual beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran.
Olahraga Sambil Belanja Hemat
Salah satu pengunjung, Siti Aminah (45), mengaku sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan giliran membeli sembako murah. “Selain bisa olahraga jalan kaki sama keluarga, saya juga bisa belanja kebutuhan dapur buat seminggu ke depan. Harganya jauh lebih murah daripada di pasar, jadi sangat membantu ekonomi kami,” ujar Siti sambil membawa kantong-kantong belanjaan.
Hal serupa disampaikan oleh Budi Santoso (32), seorang pegawai swasta yang rutin mengikuti CFD. Menurutnya, konsep CFD Merangin kini semakin variatif dan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. “Dulu cuma fokus olahraga, sekarang ada hiburan, ada jajanan khas Merangin, plus ada bazar sembako. Jadi minggu pagi benar-benar terasa seru dan produktif,” katanya.
Dukungan Pemda untuk Ekonomi Kerakyatan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Merangin, Ermanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Kami bersinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat. Di sini kami menyediakan berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, telur hingga aneka sayur-mayur, cabai, dan bawang,” ujar Ermanto di lokasi acara.
Ermanto juga merincikan beberapa komoditas unggulan dijual dengan harga yang murah. Di antaranya Minyakita yang dibanderol Rp15.000 per liter dan beras program stabilisasi pasokan (SPHP) kemasan 5 kg seharga Rp55.000. Sementara untuk sayur-mayur, telur dan bumbu dapur seluruhnya dijual lebih murah dari harga pasar.
Di tempat yang sama, Wabup A. Khafidh memberikan apresiasi besar pada program GPM dan meminta untuk digelar secara rutin.
“Gerakan Pangan Murah ini sebenarnya sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin. Melihat tingginya antusiasme hari ini, kalau bisa ke depan agenda ini rutin digelar dua minggu sekali khusus di momen CFD,” kata Wabup A. Khafidh.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Merangin untuk memanfaatkan momentum ini dengan berbelanja di gerai-gerai pasar murah yang disediakan pemerintah.
Acara pembukaan GPM di CFD ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, Kepala Dinas Pertanian Mujibur Rahman, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. ( * )
